Epidemiologi, Manifestasi Klinis dan Tatalaksana Morbili pada Anak

  • Intan Purnamasari Rumah Sakit Umum Daerah Berkah Pandeglang, Banten.
Keywords: morbili, endemis, manifestasi klinis, tatalaksana, imunisasi

Abstract

Morbili atau campak merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus Measles dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir kembali terjadi peningkatan kasus dan kejadian luar biasa (KLB) di berbagai wilayah akibat menurunnya cakupan imunisasi. Campak memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi serta dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti pneumonia, diare, ensefalitis, kebutaan, hingga kematian, terutama pada anak usia di bawah lima tahun, anak dengan malnutrisi, dan individu imunokompromais. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai aspek morbili pada anak, meliputi epidemiologi, manifestasi klinis, dan tatalaksana berdasarkan literatur terkini. Penulisan artikel dilakukan menggunakan metode tinjauan pustaka (literature review) melalui penelusuran buku teks pediatri, pedoman World Health Organization (WHO), American Academy of Pediatrics (AAP), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta artikel ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa campak masih merupakan penyakit yang menjadi prioritas kesehatan karena tingginya angka penularan, masih terjadinya wabah di berbagai daerah, serta risiko komplikasi yang berat. Penatalaksanaan campak terutama bersifat suportif, meliputi pemberian cairan, nutrisi adekuat, terapi simptomatik serta suplementasi vitamin A. Imunisasi tetap merupakan strategi yang paling efektif dalam mencegah kejadian, komplikasi, dan kematian akibat campak pada anak.

Measles is an acute infectious disease caused by the measles virus and remains a public health problem in many countries, including Indonesia. In recent years, there has been a resurgence in cases and outbreaks in various regions due to declining immunization coverage. Measles is highly contagious and can lead to various serious complications, such as pneumonia, diarrhea, encephalitis, blindness, and even death, particularly in children under five years of age, malnourished children, and immunocompromised individuals. This article aims to review various aspects of measles in children, including epidemiology, clinical manifestations, and management based on the latest literature. This article was written using a literature review method, involving a search of pediatric textbooks, guidelines from the World Health Organization (WHO), the American Academy of Pediatrics (AAP), the Ministry of Health of the Republic of Indonesia, as well as relevant national and international scientific articles. The results of the review indicate that measles remains a priority public health issue due to its high transmission rate, ongoing outbreaks in various regions, and the risk of severe complications. Management of measles is primarily supportive, including fluid administration, adequate nutrition, symptomatic therapy, and vitamin A supplementation. Immunization remains the most effective strategy for preventing cases, complications, and deaths from measles in children.

Published
2025-12-30