Diagnosis, Tatalaksana dan Prognosis Bronkhiolitis pada Anak

  • Rahmayanti Rahmayanti Dokter Umum Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh
Keywords: Bronkhiolitis, RSV, Kortikosteroid, Bronkhodilator, Vaksinasi, Vitamin D

Abstract

Bronkiolitis merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan bawah akut dengan mekanisme terjadinya inflamasi pada bronkiolus. Penyebab tersering dari bronkiolitis adalah Respiratory Syncytial Virus (RSV). Diagnosis bronkiolitis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisis, pemeriksaan laboratorium dan pemerikasaan penunjang lainnya. Tatalaksana Bronkiolitis dilakukan dengan eliminasi mikroorganisme penyebab, pemberian kortikosteroid sebagai anti inflamasi, bronkodilator, dan tindakan supportif seperti pemberian oksigen dan cairan. Pencegahan dilakukan dengan pemberian immunoglobulin dan vaksinasi. Rendahnya kadar vitamin D turut berperan dalam perkembangan penyakit ini.

Bronchiolitis is an acute lower respiratory infection disease with mechanism of inflammation in bronchiolus. The most common cause of bronchiolitis is Respiratory Syncytial Virus (RSV). The diagnosis of bronchiolitis is based on anamnesis, physical examination, laboratory and other additional supportive examination. The management of bronchiolitis is done by eliminating the ethiological microorganism, administration of corticosteroids as anti-inflammations, bronchodilators, and supportive treatment such as administration of oxygen, fluid. The prevention can be done by administration of immunoglobulin and vaccination. Low vitamin D may influence the progress of the disease.

Published
2021-04-15