Penyakit Jantung Hipertensi dan Gagal Jantung

  • Haris Munirwan Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala
  • Onna Januaresty Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular, Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala/RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh
Keywords: Penyakit jantung hipertensi, respon hipertrofik, gagal jantung

Abstract

Penyakit jantung hipertensi menggambarkan spektrum kondisi yang berkaitan dengan hipertensi yang berkembang dari perubahan struktur miokard subklinis, mekanik, seluler, dan ekstraseluler hingga gejala klinis gagal jantung. Dalam paradigma ini, beban hemodinamik yang disebabkan oleh tekanan darah tinggi meningkatkan tekanan dinding ventrikel kiri yang mengarah ke penebalan kompensasi dinding dan peningkatan massa ventrikel kiri. Faktor-faktor seperti ras, jenis kelamin, neurohormon, sitokin, dan faktor pertumbuhan memodulasi respon hipertrofik ini, menghasilkan fibrosis, kekakuan miokard, disfungsi mekanik, dan akhirnya gagal jantung.

Hypertensive heart disease describes a spectrum of conditions associated with hypertension that develop from subclinical, mechanical, cellular, and extracellular myocardial structure changes to clinical symptoms of heart failure. In this paradigm, the hemodynamic load induced by high blood pressure increases left ventricular wall pressure leading to compensatory thickening of the left ventricle wall and an increase in left ventricle mass. Factors such as race, gender, neurohormones, cytokines, and growth factors modulate this hypertrophic response, resulting in fibrosis, myocardial stiffness, mechanical dysfunction, and ultimately heart failure.

Published
2020-12-26